DESAIN APARTEMEN

Standar Perencanaan Apartemen

            Perencanaan harus memperhatikan kehidupan individual dan kolektif, yang merupakan macam-maca aktivitas baik yang bersifat rutin maupun yang insidentil. Apartemen membutuhkan ruang-ruang dengan skala yang memiliki kenyamanan dan keamanan. Di bawah ini beberapa hal standar perencanaan apartemen antara lain:

  • Keamanan

Keamana tinggal pada bangunan bertingkat tinggi dimana banyak kegiatan bagi berbagi perilaku dan terletak jauh di atas tanah, perlu sebagai kelancaran kegiatan sehari-hari maupun pada saat terjadinya bencana.

Pengamanan sehari-hari dapat terlihat dari susunan bangunan majemuk yang terdiri dari ruang-ruang pembagi lalu lintas. Sedangkan daerah pribadi menuntut keterpisahan yang satu dengan yang lainnya.

Pengamanan kelancaran kegiatan agar orang bukan kelompoknya, tidak atau tanpa sengaja, terpaksa atau seenaknya memasuki/melewati daerah pribadi.

Sehingga perlu pengaturan agar daerah pribadi tersebut hanya dicapai melalui titik pengawasan. Perencanaan fasilitas keamanan harus dimulai dari atau selama perencanaan proyek

  • Kenyamanan

Apartemen yang memperlihatkansesuai dengan harmonis dengan penggunaan suatu ruang, baik dengan berbagai bentuk, tekstur, warna, simbol maupun tanda, suara, bunyi, atau apapun juga.

  • Lokasi

Pemilihan lokasi apartemen tergantung konsep dasar proyek dan peruntukannya. Bagi kalangan bisnis biasnya apartemen yang berada pada pusat kota dan merupakan kawasan bisnis dan perkantoran.

  • Tapak/site

Penempatan bangunan pada tapak atau ikatannya terhadap bangunan lain sangat penting. Apabila diletakkan dengan baik, maka bangunan akan mencapai keserasian dengan topografi. Orientasinya terhadap matahari, angin dan pemandangan merupakan pertimbangan mendasar. Bahan tanaman maupun pepohonan merupakan bagian yang terpadu dari suatu perancangan tapak.

  • Tata Letak

Untuk orientasi peletakan bangunan apartemen tidak berbeda dengan bangunan lain yang berorientasi peletakan bangunan sendiri, angin dan matahari. View yang baik dari maupun ke tapak dan sirkulasi kendaraan zooning untuk area publik, semi publik dan privat serta service harus diperhitungkan berdasarkan sumber kebisingan.

Apartemen yang memenuhi syarat kesehatan dan kenyamanan dipengaruhi oleh tiga aspek antara lain:

  • Pencahayaan

Matahari sebagai potensi terbesar yang dapat digunakan sebagai pencahayaan alami pada siang hari. Kualitas pencahayaan alami pada siang hari yang masuk ke dalam ruangan di tentukan oleh Tinggi ambang bawah bidang bukaan jendela antara 70-80 cm dari permukaan lantai dan lubang cahaya minimum dari luas lantai ruangan.

  • Penghawaan

Udara akan sangat berpengaruh dalam menentukan kenyamanan pada apartemen. Kenyamanan akan memberikan kesegaran kepada penghuni. Apabila terjadi pergantian udara secara continue melalui ruangan-ruangan, serta lubang-lubang bidang pembatas dinding atau partisi sebagai ventilasi. Dapat juga dilakukan dengan memberikan peranginan silang.

  • Suhu Udara dan Kelembapan

Suhu udara dan kelembapan udara di ruangan harus sesuai dengan suhu tubuh normal. Suhu udara dan kelembapan dipengaruhi oleh penghawaan dan pencahayaan. Penghawaan yang kurang atau tidak lancar akan menjadikan ruangan terasa pengap dan akan menimbulkan kelembapan tinggi dalam ruangan.