DESAIN HOTEL

Hotel dengan konsep desain yang menarik dan unik akan menarik perhatian tamu yang akan menginap. Sehingga agar membuat tamu yang berkunjung dan menginap merasa nyaman, setiap pengelola hotel selalu berusaha agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi para konsumen tersebut. Karena ini mereka akan bersikap ramah, cekatan dan cepat bertindak  kepada setiap tamu yang datang dan membutuhkan pelayanan hotel. Dari tindakan itu semua diharapkan tamu yang berkunjung mau menginap lebih lama dan bisa menjadi media pemasaran.

Untuk membuat tamu hotel merasa betah dan mau menginap lebih lama. Tindakan diatas sebenarnya tidak cukup bahkan bisa dibilang masih kurang. Untuk membuat tamu bisa suka tinggal pada suatu penginapan dalam jangka waktu yang lama, masih ada faktor lain yang juga mempengaruhi yang tidak kalah penting dan mendapat perhatian khusus juga.

Faktor tersebut adalah bentuk atau desain arsitektur bangunan. Jika penginapan punya tampilan yang sangat cantik dan menarik, tentu tamu yang berkunjung juga lebih tertarik dengan suasana yang ada dihotel dan mau menginap dalam jangka waktu yang lama. Bahkan tidak jarang juga tamu yang menjadi pelanggan tetap, karena hotel yang digunakan menyajikan konsep desain bangunan yang unik dan khas.

Citra sebuah hotel sangat berpengaruh pada minat pengunjung. Suasana yang nyaman dan interior yang di desain secara baik akan mempengaruhi loyalitas pengunjung. Pengambilan gaya desain modern Indonesia dipilih agar dapat memberikan ciri khas yang jelas pada karakter hotel Indonesia. Ruangan dengan sentuhan elemen estetis seperti bantal dengan kain batik dan tenun, atau dengan lukisan pemandangan alam Indonesia dapat memberikan nuansa Indonesia pada ruangan. Hal ini juga dapat dipakai sebagai pengembangan budaya Indonesia terhadap masyarakat luas. Pengunjung hotel yang merupakan warga Indonesia dan warga negara asing dapat merasakan ciri khas dari budaya Indonesia itu sendiri pada ruangan yang di desain.

Konsep ruang difokuskan pada teras,lobby,restaurant, kamar hotel, ruang meeting. Dengan menambahkan fasilitas longue yang dapat digunakan sebagai area santai bagi tamu hotel. Konsep dinding menggunakan bata putih untu memberikan kesan yang alami dengan warna yang bersih. Untuk lantai bisa menggunakan lantai dari parquet atau vynil dengan kayu yang natural. Plafon yang digunakan bisa memilih gypsum yang menunjukkan kesan bersih dan rapi. Furniture yang dipakai bisa menggunakan furniture yang terbuat dari kayu sehingga menunjukkan kesan tradisional. Dalam hal pencahayaan dalam teori interior, ada tiga tipe pencahayaan berdasarkan fungsinya yaitu general lighting, task lighting dan accent lighting. Untuk mendapatkan nuansa ruangan yang diinginkan, penggabungan ketiga jenis pencahayaan tersebut merupakan cara yang dapat dilakukan. Karena pencahayaan dapat mempengaruhi mood dari tamu yang berada di dalam ruangan. Cahaya alami didapatkan dari cahaya matahari yang masuk kedalam ruangan melalui bukaan jendela, pintu dan partisi yang bermaterial kaca. Tipe pencahayaan ini dapat difungsikan pada pagi hingga siang hari. Cahaya merata akan digunakan pada arena lounge pada malam hari. Untuk penghawaan di  outdoor seperti pada cafe area outdoor dan rooftop garden menggunakan  penghawaan alami dari angin yang berhembus. Sedangkan untuk area indoor seperti lobby, lounge, restoran, dan kamar tidur akan menggunakan penghawaan buatan yaitu AC. AC yang digunakan adalah AC central, karena ruangan yang cukup luas sehingga pengunjung maupun para staff akan nyaman di dalam ruangan. Dan yang terakhir menambahkan lukisan pada dinding, kain batik sebagai sentuhan nuansa Indonesia, atau dengan sentuhan tanaman pada interior sehingga memberikan rasa hijau dan bersih pada ruangan.