DESAIN SEKOLAH

Sarana pendidikan merupakan faktor pendukung yang secara langsung digunakan untuk menunjang proses pendidikan, khususnya proses belajar mengajar seperti gedung, ruang kelas, meja, kursi serta alat-alat dan media pengajaran sehingga mencapai tujuan dan pendidikan dapat berjalan dengan lancar,teratur, efektif dan efisien.

Desain bangunan sekolah mempunyai ketentuan tertentu dalam hal pelaksanaan pembangunannya. Diantaranya dalam memilih bahan-bahan yang digunakan misalnya tebal lantai, rangka atap menggunakan kayu atau menggunakan baja ringan, penutup atap menggunakan genteng yang bagaimana dan juga memilih material plafon yang digunakan terbuat bahan yang kokoh juga. Memilih bahan-bahan yang digunakan untuk desain sekolah merupakan hal yang sangat penting agar kemungkinan-kemungkinan terburuk seperti robohnya atap karena intensitas hujan yang tinggi mapun disebabkan hal lain. Kemungkinan juga retaknya plat lantai karena tidak mampu menampung beban statis jumlah siswa maupun beban dari peralatan yang berada di dalam ruangan kelas. Memilih material bahan plafon asbes maupun gypsum tidak baik untuk penggunaan waktu yang lama dengan banyak jumlah siswa yang berada dalam ruangan sehingga dapat menggangu kesehatan siswa juga.

Selain faktor-faktor diatas ada juga yang mempengaruhi pembuatan desain bangunan sekolah, keindahan dan estetika bangunan juga sangat penting. Keindahan dan estetika desain sekolah dibuat dengan sebagus mungkin agar enak dipandang, bagus maupun elok. Unsur keindahan  sangat penting karena sangat berperan terhadap siswa yang berada di ruangan saat belajar merasa nyaman dan mencapai prestasi yang diinginkan.