DESAIN RUMAH ETNIK

Meski perkembangan desain rumah belakangan ini mengarah pada rumah modern dengan gaya minimalis, gaya etnik tetap tak bisa ditinggalkan. Desain rumah bergaya etnik memiliki nuansa khas yang kental dengan kebudayan tertentu yang akan membuat rumah tampak cantik dan unik. Jika rumah dengan gaya modern cenderung mengalami perubahan setiap tahunnya, berbeda dengan rumah bergaya etnik justru tak tergantikan. Meski terlihat kuno dan disitulah letak keindahan rumah. Bahkan sesuatu yang terlihat kuno memiliki nilai yang lebih tinggi dan sangat disukai orang-orang yang suka dengan seni. Gaya etnik didasarkan pada adaptasi unsur tradisional yang berlatar belakang budaya. Begitu juga dengan etnik yang ada di indonesia yang berisi banyak kebudayaan dan kultur suku-suku di indonesia. Gaya etnik sendiri biasanya diaplikasikan pada arsitektur dan interior sebuah rumah, sekaligus untuk melestarikan nilai tradisi suatu daerah. Rumah bergaya etnik di indonesia merupakan rumah yang mengandung unsur etnik indonesia. Bisa berupa desain arsitekturnya atau penyelasaiannya. Bisa juga berupa benda, furniture maupun unsur dekorasi lainnya.

Dalam hal desain rumah etnik untuk rumah tinggal memiliki pandangan yang berbeda-beda. Pertama desain rumah benar-benar murni mencerminkan gaya arsitektur tradisional secara utuh. Yang kedua lebih pada perpaduan antara beberapa gaya, namun tetap memasukkan unsur tradisional sebagai bagian yang terpisahkan. Terdapat juga rumah tinggal tertentu yang didesain secara modern, namun dalam penataan ornamen tetap memasukkan unsur-unsur tradisional . Sebagian orang  lebih menyukai memasukkan benda-benda tradisional, misalkan berupa aksesoris maupun ornamen ke dalam rumah yang berfungsi sebagai hiasan maupun pelengkap rumah.

Terdapat pandangan sebagian orang bahwa unsur tradisional tidak hanya sekedar pelengkap saja melainkan sudah menyatu dalam rumah. Ada beberapa hal untuk mendesain rumah etnik tradisional, salah satunya aturan yang tidak tertulis yang selama ini dipegang teguh oleh masyarakat saat membangun rumah.Memasukkan desain tren etnik dalam rumah tinggal bisa juga dilakukan dengan menambah unsur-unsur tradisional. Memajang berbagai aksesoris dan ornamen hiasan bercirikan etnik yang mendukung gaya tersebut. Misalnya terdapat bangku panjang yang terbuat dari kayu dengan ukiran khas dari daerah- daerah dan dapat digunakan untuk santai pada sore hari. Begitu pula dengan meletakkan tokoh wayang dan kain batik yang ditempatkan dibagian rumah tertentu. Dapat juga memadukan antara gaya modern dan etnik tradisional tetap terwujud. Untuk masalah gaya adalah masalah selera pemilik rumah.